Pijat Panggilan Gading serpong Untuk Rematik

Rematik kerap kali menyerang di saat yang tidak tepat dan bisa menyerang siapa saja. Tentu hal ini sangat mengganggu aktifitas sehari-hari kita. Penyebab dari rematik sendiri bisa bermacam-macam. Dampak jangka panjang dari rematik apabila tidak segera ditangani bisa menyebabkan pengikisan tulang atau osteoporosis. Dalam beberapa kasus, ternyata anak muda sekitar umur 20-an bisa terkena rematik. Namun pertanyaannya, apakah rematik boleh dipijat? Nah, sebelum menjawabnya, mari kita berkenalan sedikit dengan rematik.

Penyakit Rematik

Rematik atau rheumatoid arthritis merupakan penyakit yang biasanya ditandai dengan nyeri sendi. Penyakit ini merupakan penyakit autoimun, yaitu ketika imun menyerang sel dalam tubuh itu sendiri, yang mana disini terletak di area persendian. Sendi-sendi yang terserang bisa terasa sangat nyeri dan terjadi peradangan pada area terkena.

Pijat Panggilan Gading serpong – Faktor Risiko Rematik

Walaupun penyebab utama dari rematik belum diketahui sampai sekarang, akan tetapi ada beberapa faktor risiko yang berpeluang besar terkena rematik, diantaranya:

–          Obesitas

–          Merokok dan alkohol

–          Riwayat keluarga

–          Usia diatas 40 an

Penyakit rematik disebabkan oleh kesalahan pada sistem kekebalan tubuh seseorang, yang menyerang sinovium, atau membran, dari sendi tubuh. Akibatnya, sinovium menjadi meradang dan menyebabkan kerusakan pada tulang rawan dan tulang di sekitar sendi. Tendon dan ligamen di sekitar sendi menjadi lemah dan meregang. Seiring waktu, sendi akan kehilangan bentuknya dan mengubah posisinya yang tepat.

Gejala Rematik

Orang dengan rheumatoid arthritis sering mengalami tanda dan gejala sendi bengkak dan meradang, dan kekakuan sendi bisa memburuk di pagi hari dan setelah lama istirahat. Selain gejala sendi, penderita rheumatoid arthritis sering tidak siap, sering lelah, lesu, dan lemah, sering demam tanpa sebab, dan menurunkan berat badan.

Pada tahap awal, penyakit ini biasanya menyerang persendian kecil seperti jari tangan dan kaki. Penyakit ini dapat berkembang dari waktu ke waktu. Ini mempengaruhi sendi yang lebih besar seperti pergelangan tangan, pergelangan kaki, bahu, siku, dan pinggul.

Sekitar 40 persen orang dengan rheumatoid arthritis memiliki tanda dan gejala yang tidak mempengaruhi sendi, tetapi struktur lain seperti kulit, mata, paru-paru, jantung, ginjal, sel saraf, sumsum tulang, dan pembuluh darah.

Tanda dan gejala rheumatoid arthritis bervariasi dalam tingkat keparahan dan bisa datang dan pergi. Seiring waktu, rheumatoid arthritis dapat menyebabkan kelainan bentuk dan perubahan posisi sendi.